Laman

Selasa, 08 Januari 2008

Kenapa Kita Harus Tahu?

Orang yang tidak banyak tahu adalah orang yang dekat dengan kebodohan. Orang yang dekat dengan kebodohan sangat dekat dengan kemiskinan. Itu iklan yang dibintangi Tantowi Yahya di televisi.
Tapi sekarang orang yang banyak tahu tidak selamanya jauh dari kemiskinan. Justru kadang dekat dengan kecemasan dan ketidak nyamanan. Orang yang banyak tahu sering dianggap ancaman bagi "orang lain". Maksud dari orang lain dalam tanda petik jelas orang yang merasa paling dan lebih.
Kadang kita tahu ada sesuatu yang salah tapi kita biarkan malah kita ikut, karena sudah jadi kebiasan. Ada peri bahasa, "Jangan membenarkan kebiasaan tapi membiasakan yang benar". Orang yang berani berkata benar kadang dikatakan munafik, ngeleneh, diluar kebiasaan.
Memang dalam agama diajarkan "selemah - lemahnya iman adalah diam". Tapi apa tidak ada yang berani melawan dan berbicara kebenaran sekarang ini. Kadang rasa ingin tahu justru membuat kita semakin merasa banyak tidak tahu. Apa lebih baik tidak usah mau tahu? 

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Hallo Mas Hendra...kasih komentar juga dunk ke BLOG gue : bayu-rudraksha.blogspot.com
He...he...NICE GUYS.