Laman

Selasa, 16 Desember 2008

LOVE IN JULY 5

MY LAVIOLA BUTTERFLY.....

Agenda hari ini kerumah Oom, trus mau meluruskan masalah ke Wine kenapa sampai dia marah besar.
Sampe juga aku di depan rumah Oom. Kelihatan seorang ibu yang sudah pantas disebut nenek ya itu ibunya Oom, dulu waktu SMP aku pernah main ke rumah oom dan ibunya belum terlalu tua. Ya iya lah kan 17 tahun yang lalu........meong banget aku ya???@#?>!
"Pagi bu....Oom nya ada?,"tanyaku
"Oh...Oom ada...sebentar,"sambil berbalik ke pintu rumah. Dan tiba-tiba sang ibu balik lagi.
"Anak ini siapa ya?," tanyanya lagi.
"Saya hendra bu temennya Oom,"jelasku sambil menyodorkan tanganku. Kami pun berjabatan tangan, dan
"Saya ibunya Oom,"kata bu Karta.
Ayah Oom namanya Karta jadi dulu semasa SMP saya bisa hapal semua nama orang tua satu kelasku. Ya....aku tuh dulu mencatat semua nama bapak temen satu kelasku dari daftar surat keterangan orang tua karena jelek-jelek gini pernah jadi ketua kelas sementara di kelas 1, sebelum ada pemilihan ketua kelas.
"Sebentar ya mas ...saya panggilin,"kata bu Karta lagi.
"Oooooom ..... oom, ada temenmu nyari,"teriak bu Karta dari depan pintu.
Aku baru tahu kalo bapak Oom sudah meninggal lebih dari 3 tahun ya baru-baru aja.
Tampak Oom lari dari dalam rumahnya menuju teras tempat dari tadi aku berdiri, karena belom dipersilahkan duduk.
"Hai ndul....gimana kabarnya,"kat Oom sambil menyodorkan tangannya.
Aku pun menyambut tangannya.
"Ah... basa-basi pake nanya kabar," kataku
"Oh sebentar,"kata Oom sambil masuk ke dalam rumahnya lagi.
"Eh...om aku boleh duduk nggak?," tanyaku.
Dari dalam Oom pun menjawab,"Alah ndul ....kayak di rumah sapa pake tanya segala,".
Aku pun duduk dan melihat sekeliling rumah Oom yang dari dulu tetap dan tidak banyak perubahan. Dari dalam ibu Oom keluar membawa nampan lengkap dengan minuman dan makanan kecil dalam toples diatasnya.
"Aduh...bu nggak usah repot-repot,"kataku (basa-basi nggak sih?)
"Enggak mas ... cuma minum,....oom nya udah ketemu?,"tanya bu Karta.
"Udah bu lagi kedalem,"jawabku.
"Oooooom...temennya kok di tinggal,"jerit bu Karta.
"Ayo di minum mas," kata bu Karta.
"Iya ... bu makasih," jawabku.
Ibu Oom pun masuk ke dalam rumah, dan bepapasan dengan oom di dalam kelihatan olehku ada pembicaraan mereka sebab kelihatan oom menunjukan hapeku ke ibunya.
"Ibu ku tanya kok kowe di tinggal?....aku jawab lagi ngambil hapemu di kamar,"jelas Oom sambil memberikan hape kepadaku.
"Kamu mau kemana lagi ndul?,"tanya Oom
"Kerja ya...masa main,"jawabku sambil meminum teh hangat buatan ibunya Oom.
"Gimana ...diyah udah telpon kamu belom ndul?,"tanya Oom
"Lho... kok telpon aku?,"tanyaku balik.
"Apa kamu udah telpon diyah apa belom?,"tanya Oom lagi
Dalam hati ku, ni anak mabuk kapan minumnya ya. Kan semalem baru aja telpon dan ada dia lagi kok tanyanya.
"La...kan semalem kita telpon diyah bareng?,"kataku terheran-heran.
"Iya...ya...sori ndul, aku kan kemaren ngomong ke diyah suruh cari jodoh orang sini aja,"kata Oom.
"Trus ... kowe kan juga masih jomblo ndul, gimana?,"tambah Oom lagi.
"Maksudmu?," tanyaku lagi.
"Ibarat kata kowe sama diyah kan udah saling kenal dan umur kalian udah cukup tunggu apa lagi,"Oom berkampanye.
"Ibarat kata lagi ndul, kowe kan udah kenal keluarganya diyah jadi tunggu apa lagi,"tambahnya lagi.
"Nah ...kalo memang kalian jodoh kan malah jadi banyak temen dan diyah bisa tinggal disini lagi kan ndul,"kata Oom lagi.
Sambil menikmati roti kering yang ada di toples dan minum teh aku dengerin aja oom ngomong.
"Kata karsono kamu tuh udah punya pacar ya ndul?,"tanya Oom.
Aku cuma menganggukan kepala karena lagi asik makan roti kering.
"Nah terus kalo udah punya pacar kok seneng sama diyah?,"tanya Oom.
"Aku juga bingung sama kamu nyerocos terus nggak berenti-berenti," kataku.
"Aku kan belom bilang seneng ke diyah, wah bikin gosip baru pasti nih,"kataku lagi.
"Gini ndul ibarat kata...,"kata Oom.
Langsung aku potong.
"Ibarat kata terus ganti yang lain,"kata ku.
"Umpama kata deh,....kamu serius sama diyah aku kan ikut seneng ndul,"kata Oom lagi.
Aku lihat jam di tanganku udah hampir jam sebelas, padahal aku harus nemuin wine, dan dia bisa keluar hanya pada jam makan berarti aku harus buru-buru pamit.
"Oom aku pamit dulu ya? mau ada acara nih,"pintaku.
"Eh nanti malem kita ngobrol lagi ya, dateng aja ke toko karsono....oke ndul?," kata oom.
"Oke ... Oom, pamitin ibu mu ya,"kataku.
"Iya nanti aku pamitin,"jawab Oom.
Aku pun mulai menjalankan mobilku ke tempat Wine kerja, ya jaraknya hampir 25 kilo dari rumahku. Dalam perjalanan aku berpikir sebaiknya aku telpon dulu aja. Ah...sms aja menghindari omelan dia yang pasti aku terima.
...Win makan siang yuk...
Aku kirim smsku ke hape wine, dan pesan punter kirim. Lama aku tunggu kok nggak ada balasan, padalah sudah setengah perjalanan mobilku berjalan. Tiba-tiba hapeku bunyi. Nada sebuah pesan sms yang aku terima, dan aku buka.
...Aq lg tgs dluar mas, klo mas msih sbk g usah hub aq slesaikan dl ursannya...
balasan dari Wine, dan aku bales lagi smsnya.
...Ya udah kalo mau mu gitu...
Aku balikan arah mobilku dan menuju sebuah warnet untuk berkumpul temen-temen SMP di dunia maya.
Dan benar di dunia maya udah rame temen pada ngobrol pake YM, wah langsung ajakan nimbrung konfren aku terima. Rame banget dan semua kumpul dan mulai seru mbahas reunian.

Wine memang sudah nggak seperti dulu, aku mulai asik sama temen-temen SMPku.
Cerita yang akan datang aku baru tau kalo ada yang suka banget warna ungu....wow siapa my laviola itu?



8 komentar:

Anonim mengatakan...

ups...poor wine...

Anonim mengatakan...

"laviola" kek nama judul sepatunya sapa gitu deee.... :D

Anonim mengatakan...

trus putuse karo wine kpn?

hendra mengatakan...

Ups.....juga..
@ lilin
kalo sepatu siap jadi cinderella dong...ding...
@ pra
putusane...masih agak lama nih..sabarkan

Anonim mengatakan...

deneng aku malah ora mudeng kie.... :(

hendra mengatakan...

iya kalo laviola sepatu siapa kaya cerita cinderela maksude ... mbak lilin.
sepatu laviola adalah punya D____h

mugi mengatakan...

Laviola bukane julukan klub sepak bola di tangerang ndra....
Koe critane di olor2... marakna jengkel aku.....
Bocah2 pada mengendi ya ndra? pada semaput apa ya.... week end ini aku ke lampung ndra... sampai tahun baru sama istri dan keluarga yg lain .... ikut ga?

hendra mengatakan...

jangan jengkel mas mugi...
pasti ada endingnya kok...selamt week end ya