Pada saatnya semua sepi
Hanya jari-jari tangan yang mengepal,
berkonsentrasi menyalahkan takdir. Rasa sakit yang luar biasa tanpa
batas akhir. Rasa bahwa semua kesalahan itu bukan hanya datang tapi juga
tidak pernah jauh pergi. Kalo dosa itu tidak enak pasti akan mudah
meninggalkan semua dosa.
Kesalahan dan disalahkan selalu ada, coba
mengais lagi puing-puing kepercayaan yang masih bisa. Menjauhkan diri
dari riuhnya alam fana, bersujud syukur mumpung masih diberi waktu untuk
mohon ampun. Keyakinan tidak cukup untuk semua...karena terlalu sakit
menerima semua kenyataan. Membuka satu lembar lusuh untuk dihapus tidak
mudah, karena perlu kain yang bersih pula. ”terkadang diam dan menahan
diri adalah suatu jawaban dari suatu masalah”.
Pesanku hanya satu “Ketika kamu menyayangi seseorang tanpa sadar hati mu berharap penuh kepadanya”.....ingat itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar