Laman

Senin, 28 April 2008

Bukan Jomblo Tiada Akhir

Hahahahahahaa………………………………….kata-kata yang menakutkan, maaf ini catatan pribadi bukan membela diri tapi sekedar minta respon dan pendapat.

Sebetulnya dalam keyakinan, nasehat orang tua dan temen – temen sudah banyak membuka pikiran ku untuk membuka hati dan memberi waktu untuk cinta.

Hanya untuk cinta puitis banget ya?............sori.

Aku mau cerita dari awal kenapa pikiran dan perasaan ku selalu berlawanan untuk masalah yang satu ini.

Aku empat bersaudara dan bukan kebetulan aku satu-satunya pejantan (cowok sendiri), kata orang biasanya anak laki yang ada diantara suadara perempuan biasanya perasaannya halus. Itu kata orang yang bisa benar tapi seringnya salah, kalo sebagai anak laki satu-satunya dalam keluarga biasanya terlalu perasa. Maaf bukan membela diri, kalo terlahir sebagai anak pertama biasanya menjadi pemimpin dari adik-adiknya. Dan kalo terlahir sebagai anak bungsu limpahan perhatian dan kasih sayang dari orang tua dan saudaranya penuh kepadanya. Kalo lahir di tengah, itu memiliki keduanya, bisa jadi pemimpin dan kadang juga manja.

Dari kecil aku merasa hal itu dan aku pun mengamati semua teman atau tetangga yang kebetulan dia juga satu-satunya anak laki dalam keluarga. Hampir benar semua pengamatan saya walaupun ada yang beda itu di sebabkan faktor lain.

Kurang tekun dan cepat bosan itu juga dimiliki sebagai dampak dari manja.

Aku anak kedua dari empat bersaudara, tiga saudaraku perempuan. Dari kecil aku udah jadi pemalas, nggak pernah belajar, tapi aku juga nggak suka jalan tanpa tujuan.

Jujur dari sd ada beberapa temen cewek yang menunjukan suka sama aku, sering main ke rumah selalu ninggalin surat di laci mejaku. Tapi waktu itu aku belum tau apa sih itu suka dan sayang, mungkin nggak kayak anak sd sekarang. Dulu masih aku simpan beberapa kartu ucapan ulang tahun dan hari raya dari cewek itu, sekarang nggak tau di mana. Sampai suatu hari saudaraku anak perempuan dari paman yang juga temen ku sekelas di sd cerita kalo dia dapat pesen dari temanku cewek yang sering kirim surat untuk menanyakan ke aku, mau nggak jadi pacarnya. Tunggu ini nyata jangan ada yang keberatan, cerita masih berlanjut.

Yang lebih mengagetkan lagi kan saudaraku itu bilang di depan semua saudaraku dan banyak saudara sepupu yang kebanyakan cewek, kalo yang cowok masih kecil-kecil waktu itu, memang kebetulan ada acara keluarga di rumahku. Spontan semua ketawa terutama kakakku dan ada dua kakak sepupu yang semua sekolah di sd yang sama. Aku cuma diam dan merah mukaku menahan rasa malu. Temenku cewek yang suka sama aku itu cantik dengan rambut asli seperti giring nidji, jadi kelihatan unik dan langka. Maklum di sekolah dasar kan yang langka dan unik itu malah jadi ejekan. Pokoknya aku malu banget, karena dua adikku selalu ketawa dan mengangkat kedua tangannya yang dilingkarkan ke atas kepala, jadi seolah-olah bentuk rambut kribo. Akhirnya aku jadi mulai menjauh dan seolah tidak kenal lagi sama dia, aku egois waktu itu dan sok kegantengan…….ha….ha….ha. Tapi semua udah berlalu dan itu jadi cerita yang patut di kenang.

Semasa SMP aku pernah sih suka dengan beberapa cewek tapi meraka nggak suka sama aku….ha…ha…ha. Yang jelas bukan satu angkatan, satu cewek kakak kelas dan satunya adik kelas, ini nggak menghasilkan cerita apa-apa. Karena ceweknya nggak suka sama aku. Aku di SMP minderan dan nggak percaya diri sebab ini sebuah resiko kalo jadi cowok yang terlanjur ganteng. Kita lanjut cerita ke SMA, di SMA aku menemukan banyak temen baru dan banyak cewek yang lumayan cantik tapi kembali ke pasal satu bahwa mereka juga nggak suka dengan aku. Trus aku berpikir apa aku kualatnya sama temenku sd dulu, jadi sampe SMA juga nggak dapat pacar juga? Ha….ha….ha…ha.

Sebetulnya bukan nggak suka mereka ke aku cuma memang aku sendiri yang malu melakukan pendekatan, semua aku perlakukan seperti temen biasa. Suatu kejadian di SMA yang menghebohkan pernah aku alami. Ceritanya sewaktu studi tour aku berpose teletubis (berpelukan) bareng dengan satu temen cewek dan terabadikan di kamera temenku.Waktu itu kita seneng-seneng aja nggak pernah mikir macem-macem memang pose yang wajar kalo cewek dan cowok “berpelukan”, dengan arti yang sebenarnya. Temenku yang mengambil gambar pun biasa aja. Studi tour di adakan setelah kenaikan kelas dari kelas dua ke kelas tiga. Setelah kita pulang ke sekolah waktu itu baru masuk kelas baru, kelas tiga. Walau penghuninya anaknya tetap tapi kita masuk kelas baru. Nah di situ baru aku ketemu temenku yang mengambil gambar aku. Aku kaget melihat hasilnya kelihatan begitu mesra, sedikit gambaran aku berpose berpelukan dan tangan temenku melingkar di perutku dan kepalanya ada di dadaku. Memang foto itu juga tanpa sengaja seperti hidden kamera, lokasinya pun mendukung di tepian danau. Fotonya langsung aku minta dan aku simpan, temenku cewek yang berpose bareng aku pun kaget kalo hasilnya bisa berarti lain. Memang bahasa gambar sulit di terka padahal waktu berpose banyak temen-temen yang lain, dan mereka juga berpose gila-gilaan juga tapi nggak seheboh fotoku. Masalahnya temenku cewek yang foto bareng aku udah punya pacar, adik kelas ku juga. Aku sampai lupa nyimpen foto itu dimana tapi yang jelas aku nggak berani taruh sembarangan. Aku simpan di buku kamus bahasa Inggris yang kebetulan waktu itu adikku juga udah kelas satu SMA. Jadi bisa di tebak kalo kamus itu pasti gantian pakenya, nah foto itu jatuh waktu.adikku maju kedepan kelasnya setelah di beri tugas oleh ibu guru bahasa Ingris.

Nah kira-kira apa yang terjadi di SMAku waktu itu………………….


Biasa takut bosen nanti aku sambung lagi ceritanya

9 komentar:

Kristina Dian Safitry mengatakan...

wah..sama dong. aku juga 4 bersaudara. saudara cowokku cuma satu.

Anonim mengatakan...

Kalo balikanya ndra, aku cowok 3 ceweknya satu... hehehehe... gimana ndra? jalanya dah jadi?


Mugi

ferry3 mengatakan...

Wah ternyata kamu punya cerita hebat juga yah...hehehe aku percaya ini bukan manipulasi koq ndra,....piizzz

ra tau OL-an??

Anonim mengatakan...

kalo pertanyaan mugi, itu biasanya saudaramu cewek itu tomboy, kalo dia ada sebagai anak terakhir. kalo menjadi anak pertama ngalahan sama adik2nya. kalo anak tengah bisa dua2nya dan menang sendiri. ndalane wis rampung.

agussp mengatakan...

Ndra,....dening durung mari gendhenge? hehehe
Siki apa durung duwe calon? arep digoletna Mugi bocah Kentheng gelem apa ora?

-agus-

Anonim mengatakan...

wis ndra!! buktina bae karo undangan resepsine!!
aja kesuwen, malah nambahi dosa thokk!! yakin gologokin, temenan, ngko nek wis malah dadi ibadah kabeh!!
awas ketuan, kudi ne ngko mbok kodol!! he..he..
dadi kapan????????????

Anonim mengatakan...

@ agus
mugi yang cuma itu thok kok arep ngeletna aku. nggak mungkin gus.
@ edi pee
Undanganya lagi turun cetak kedua yang kemaren udah abis, hahahahaha. jangan takut pasti sampe undangannya

Anonim mengatakan...

Salah satu dari sifat laki-laki adalah keberanian untuk melawan kejombloan. Cara yang dianjurkan Rasululloh SAW adalah menikah. Kalau berani, GAPENSI siap jadi pembagi undangannya kok.. He...

Ono Karsono mengatakan...

Buktikan kejantananmu dengan menikah. Kami belum percaya apakah kamu pejantan atau bukan?

Terlalu banyak pacaran itu melelahkan ndro. Belum2 sudah pisuhan kaya orang sudah punya keluarga. Pekerjaan saja sudah pusing, ditambah lagi urusan pacar yang bawel. Kalo ngurusi istri bawel kan bernilai ibadah. Ya ta?