Hahahahahahaa………………………………….kata-kata yang menakutkan, maaf ini catatan pribadi bukan membela diri tapi sekedar minta respon dan pendapat.
Sebetulnya dalam keyakinan, nasehat orang tua dan temen – temen sudah banyak membuka pikiran ku untuk membuka hati dan memberi waktu untuk cinta.
Hanya untuk cinta puitis banget ya?............sori.
Aku mau cerita dari awal kenapa pikiran dan perasaan ku selalu berlawanan untuk masalah yang satu ini.
Aku empat bersaudara dan bukan kebetulan aku satu-satunya pejantan (cowok sendiri), kata orang biasanya anak laki yang ada diantara suadara perempuan biasanya perasaannya halus. Itu kata orang yang bisa benar tapi seringnya salah, kalo sebagai anak laki satu-satunya dalam keluarga biasanya terlalu perasa. Maaf bukan membela diri, kalo terlahir sebagai anak pertama biasanya menjadi pemimpin dari adik-adiknya. Dan kalo terlahir sebagai anak bungsu limpahan perhatian dan kasih sayang dari orang tua dan saudaranya penuh kepadanya. Kalo lahir di tengah, itu memiliki keduanya, bisa jadi pemimpin dan kadang juga manja.
Dari kecil aku merasa hal itu dan aku pun mengamati semua teman atau tetangga yang kebetulan dia juga satu-satunya anak laki dalam keluarga. Hampir benar semua pengamatan saya walaupun ada yang beda itu di sebabkan faktor lain.
Kurang tekun dan cepat bosan itu juga dimiliki sebagai dampak dari manja.
Aku anak kedua dari empat bersaudara, tiga saudaraku perempuan. Dari kecil aku udah jadi pemalas, nggak pernah belajar, tapi aku juga nggak suka jalan tanpa tujuan.
Jujur dari sd ada beberapa temen cewek yang menunjukan suka sama aku, sering main ke rumah selalu ninggalin
Yang lebih mengagetkan lagi
Semasa SMP aku pernah sih suka dengan beberapa cewek tapi meraka nggak suka sama aku….ha…ha…ha. Yang jelas bukan satu angkatan, satu cewek kakak kelas dan satunya adik kelas, ini nggak menghasilkan cerita apa-apa. Karena ceweknya nggak suka sama aku. Aku di SMP minderan dan nggak percaya diri sebab ini sebuah resiko kalo jadi cowok yang terlanjur ganteng. Kita lanjut cerita ke SMA, di SMA aku menemukan banyak temen baru dan banyak cewek yang lumayan cantik tapi kembali ke pasal satu bahwa mereka juga nggak suka dengan aku. Trus aku berpikir apa aku kualatnya sama temenku sd dulu, jadi sampe SMA juga nggak dapat pacar juga? Ha….ha….ha…ha.
Sebetulnya bukan nggak suka mereka ke aku cuma memang aku sendiri yang malu melakukan pendekatan, semua aku perlakukan seperti temen biasa. Suatu kejadian di SMA yang menghebohkan pernah aku alami. Ceritanya sewaktu studi tour aku berpose teletubis (berpelukan) bareng dengan satu temen cewek dan terabadikan di kamera temenku.Waktu itu kita seneng-seneng aja nggak pernah mikir macem-macem memang pose yang wajar kalo cewek dan cowok “berpelukan”, dengan arti yang sebenarnya. Temenku yang mengambil gambar pun biasa aja. Studi tour di adakan setelah kenaikan kelas dari kelas dua ke kelas tiga. Setelah kita pulang ke sekolah waktu itu baru masuk kelas baru, kelas tiga. Walau penghuninya anaknya tetap tapi kita masuk kelas baru. Nah di situ baru aku ketemu temenku yang mengambil gambar aku. Aku kaget melihat hasilnya kelihatan begitu mesra, sedikit gambaran aku berpose berpelukan dan tangan temenku melingkar di perutku dan kepalanya ada di dadaku. Memang foto itu juga tanpa sengaja seperti hidden kamera, lokasinya pun mendukung di tepian danau. Fotonya langsung aku minta dan aku simpan, temenku cewek yang berpose bareng aku pun kaget kalo hasilnya bisa berarti lain. Memang bahasa gambar sulit di terka padahal waktu berpose banyak temen-temen yang lain, dan mereka juga berpose gila-gilaan juga tapi nggak seheboh fotoku. Masalahnya temenku cewek yang foto bareng aku udah punya pacar, adik kelas ku juga. Aku sampai lupa nyimpen foto itu dimana tapi yang jelas aku nggak berani taruh sembarangan. Aku simpan di buku kamus bahasa Inggris yang kebetulan waktu itu adikku juga udah kelas satu SMA. Jadi bisa di tebak kalo kamus itu pasti gantian pakenya, nah foto itu jatuh waktu.adikku maju kedepan kelasnya setelah di beri tugas oleh ibu guru bahasa Ingris.
Nah kira-kira apa yang terjadi di SMAku waktu itu………………….
Biasa takut bosen nanti aku sambung lagi ceritanya
